Kamis, 03 September 2015

Kreatifitas Siswa SDN 1 Cibening dalam membatik, sebagai gema "Spirit Budaya" Purwakarta

Kegiatan belajar di luar ruang kelas biasanya akan lebih menyenangkan bagi siswa. Selain memberikan suasana baru, siswa akan belajar dengan lebih santai. Seperti halnya yang dilakukan di SD Negeri 1 Cibening Kec. Bungursari Purwakarta saat para siswa diajak belajar membatik di halaman sekolah. kegiatan membatik tersebut dipandu 
Dalam implementasi kegiatan “Seni Budaya dan Keterampilan” tersebut diikuti oleh siswa - siswi kelas 5 (lima), dan dibimbing oleh wali kelas Ibu Lydia Hardiani dan Ibu Srie Wardayani. Mereka dibagi menjadi kelompok dengan masing-masing kelompok pun diberi satu kompor kecil yang digunakan untuk memanaskan malam.

Guru SD - SMP Negeri Satu Atap Terpadu 1 Cibening Purwakarta belajar nyanyi "Pupuh"

Tatar Sunda merupakan sebutan untuk wilayah provinsi Jawa Barat dan Banten. Di wilayah Tatar Sunda inilah seni budaya Sunda hidup dan berkembang sesuai dengan adat dan istiadatnya. Menurut informasi, terdapat lebih kurang 250 macam seni budaya yang berkembang di Tatar Sunda. Diantaranya kesenian yang ada di Jawa Barat, khususyan di daerah purwakarta yaitu pupuh. Pupuh adalah karya sastra berbentuk puisi yang termasuk bagian dari khazanah sastra Sunda.  Pupuh adalah seni musik masyarakat suku sunda yang merupakan sastra lisan, suatu sastra yang diperoleh dari turun temurun melalui ucapan. Pupuh yang ada di daerah sunda  pada awalnya berasal dari khasanah jawa, kemudian masuk ke dalam kesusastraan sunda pada abad ke 17 Masehi. Pupuh itu terikat oleh patokan (aturan) pupuh, berupa guru wilangan, guru lagu, dan watek.

SMP Negeri Batari Hyang Janapati "Semangat Baru di Tahun Ajaran Baru"

Pendidikan merupakan faktor utama dalam pembentukkan pribadi manusia. Pendidikan sangat berperan dalam membentuk baik atau buruknya pribadi manusia menurut ukuran normatif. Menyadari akan hal tersebut, pemerintah sangat serius menangani bidang pendidikan, sebab dengan sistem pendidikan yang baik diharapkan muncul generasi penerus bangsa yang berkualitas dan mampu menyesuaikan diri untuk hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Festival Budaya Dunia 'Hipnotis' Masyarakat Purwakarta

Pemkab Purwakarta hibur ribuan warga dengan pagelaran Festival Budaya Dunia Purwakarta. Pagelaran tersebut diikuti 13 negara dunia dan sebagai peringatan hari jadi Kota Purwakarta ke 184 dan Kabupaten ke 47.

Dalam siaran pers kepada detikcom, Sabtu (29/8/2015), warga sangat puas dengan pagelaran tersebut. Hal itu nampak dari berjubelnya warga yang ingin menyaksikan iring - iringan maupun pagelarannya.

Di Purwakarta Dilarang Pacaran Lebih dari Pukul 21.00 WIB, yang Melanggar Dinikahkan

Purwakarta membuat aturan tegas soal bukan muhrim yang berduaan malam-malam. Bila kedapatan pacaran malam-malam, akan ditegur. Dan kalau tetap melanggar akan dinikahkan.

"Jadi sama dengan Perdes Desa Berbudaya, salah satu pasalnya mengatur tentang jam kunjungan berpacaran. Berpacaran tidak boleh lebih dari jam 9 malam, dan harus lapor RT sebelum berkunjung," urai Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi, Rabu (2/9/2015).