Jumat, 20 September 2013

Kegiatan Ekstrakurikuler "Sisingaan" SDN 1 Cibening Siap Didemonstrasikan

Sisingaan atau Gotong Singa (sebutan lainnya Odong-odong) merupakan salah satu jenis seni pertunjukan rakyat Jawa Barat, khas Subang (di samping seni lainnya seperti Bajidoran dan Genjring Bonyok) berupa keterampilan memainkan tandu berisi boneka singa (Sunda: sisingaan, singa tiruan) berpenunggang.
Terdapat beberapa keterangan tentang asal usul Sisingaan ini, di antaranya bahwa Sisingaan memiliki hubungan dengan bentuk perlawanan rakyat terhadap penjajah lewat binatang Singa kembar (Singa kembar lambang penjajah Belanda), yang pada waktu itu hanya punya sisa waktu luang dua hari dalam seminggu. Keterangan lain dikaitkan dengan semangat menampilkan jenis kesenian di Anjungan Jawa Barat sekitar tahun 70-an, ketika Bupati Subang dipegang oleh Pak Atju. Pada waktu itu RAF (Rachmatulah Ading Affandi) yang juga tengah berdinas di Subang, karena ia dikenal sebagai seniman dan budayawan dimintakan kitanya. Dalam prosesnya itu, akhirnya ditampilkanlah Gotong Singa atau Sisingaan yang dalam bentuknya masih sederhana, termasuk musik pengiringnya dan kostum penari pengusung Sisingaan. Ternyata sambutannya sangat luar biasa, sejak itu Sisingaan menjadi dikenal masyarakat.
 
Dalam perkembangan bentuknya Sisingaan, dari bentuk Singa Kembar yang sederhana, semakin lama disempurnakan, baik bahan maupun rupanya, semakin gagah dan menarik. Demikian juga para pengusung Sisingaan, kostumnya semakin dibuat glamour dengan warna-warna kontras dan menyolok.. Demikian pula dengan penataan gerak tarinya dari hari ke hari semakin ditata dan disempurnakan. Juga musik pengiringnya, sudah ditambahkan dengan berbagai perkusi lain, seperti bedug, genjring dll. Begitu juga dengan lagu-lagunya, lagu-lagu dangdut popular sekarang menjadi dominan. Dalam beberapa festival Helaran Sisingaan selalu menjadi unggulan, masyarakat semakin menyukainya, karena itu perkembangannya sangat pesat.

 SD Negeri 1 Cibening mengusung kegiatan "Sisingaan" tersebut sebagai kegiatan Ekstrakurikuler Kesenian Siswa yang sangat menarik dan menyenangkan. Hal tersebut ditunjukkan dengan tingginya minat siswa dalam mengikuti kegiatan tersebut dengan suasana hati yang senang, riang dan semangat. Sisingaan tersebut didatangkan dari daerah Subang dimana berasal kesenian khas daerah tersebut. Dengan iringan kendang serta calung yang dipadu dengan musik yang harmonis menciptakan irama yang membuat siapapun yang melihat serasa ingin bergoyang. Dengan potensi bakat serta minat yang tinggi dari siswa SDN 1 Cibening maka kegiatan tersebut didorong untuk terus melakukan latihan disaat hari libur dan pulang sekolah. Siswa merasa senang apalagi banyak teknik yang mereka baru pelajari dan membuat mereka merasa riang. Kesenian Sisingaan tersebut akan didimontrasikan pada kegiatan Pramuka yang akan dilakukan pada Tanggal 25 - 29 Oktober 2013 di SDN 2 Cikopo. Pada kegiatan pramuka tersebut setiap SD akan menampilkan berbagai festival kesenian dan lainnya. Dengan mengusung kegiatan "Sisingaan" tersebut kepala sekolah SDN 1 Cibening, Bpk. Akhmad Ruhiat optimis SDN 1 Cibening memilki daya tarik tersendiri dari kegiatan pramuka nanti, dan optimis meraih banyak prestasi dari kegiatan tersebut, dan terus mendorong kegiatan "Sisingaan" tersebut menjadi kegiatan ekstrakurikuelr siswa yang digemari.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar